Loka Labkesmas sukses menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 bertajuk “NGULIK” (Ngobrol Pelayanan Publik) pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini bertujuan utama untuk menghimpun masukan konstruktif dari masyarakat demi meningkatkan kualitas, transparansi, serta akuntabilitas pelayanan publik. Selain itu, forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan standar pelayanan yang ada dengan kebutuhan dan harapan riil masyarakat di lapangan. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai elemen, mulai dari pengguna layanan, media massa, organisasi profesi, praktisi, hingga perwakilan Humas Setdirjen dan Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, forum ini menghadirkan tiga narasumber ahli yang memaparkan materi krusial terkait tata kelola pelayanan. Mochamad Arif, A.Md.Farm., membuka sesi dengan materi mengenai budaya “Antikorupsi” sebagai fondasi integritas layanan. Pemaparan dilanjutkan oleh Joko Srianto, SKM., yang membahas tentang “Maklumat Janji Pelayanan dan Hasil Survei Kepuasan Masyarakat” sebagai tolok ukur kinerja instansi. Terakhir, Firda Yanuar Pradani, S.Si, M.Si., menyampaikan materi teknis mengenai “Standar Pelayanan Instalasi Kesehatan Lingkungan Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit” guna memberikan pemahaman mendalam mengenai prosedur operasional di laboratorium.

Kepala Satker Loka Labkesmas Pangandaran, Roy Nusa R.E.S, SKM., M.Si, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik secara daring.

Ririn S.Kom., Ketua Penyelenggara Forum Konsultasi Publik

Aryo Ginanjar, SKM., M.P.H, sedang memoderasi kegiatan FKP secara daring.

Mochamad Arif, A.Md.Farm. sedang menyampaikan materi mengenai Antikorupsi dalam FKP.

Joko Srianto, SKM., menyampaikan materi mengenai Maklumat dan Janji Pelayanan dalam Forum Konsultasi Publik.

Materi mengenai Standar Pelayanan Instalasi Kesehatan Lingkungan disampaikan oleh Firda Yanuar Pradani, S.Si, M.Si., dalam Forum Konsultasi Publik.
Kegiatan FKP ini menghasilkan beberapa poin kesimpulan penting, di antaranya urgensi peningkatan sosialisasi terkait tarif layanan serta edukasi mendalam mengenai pemeriksaan sampel dan spesimen bagi masyarakat. Selain itu, muncul gagasan pengembangan kegiatan melalui kolaborasi sektor pendidikan melalui program Goes to Campus. Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan berita acara secara simbolis yang menandai komitmen bersama Loka Labkesmas Pangandaran dalam melakukan perbaikan berkelanjutan sesuai dengan maklumat pelayanan yang berlaku.




